Teka-teki ini mengangkat konsep simetri aksial melalui sebuah kereta impian yang meluncur di atas jalur yang mengambang di permukaan air. Air memantulkan setiap gerbong dengan sempurna, tetapi riak air dan daun teratai menyembunyikan sebagian dari pantulan tersebut. Pemain harus menyusun kembali warna dan urutan yang tepat pada jalur atas berdasarkan gambar pantulan yang terfragmentasi di bawahnya. Antarmukanya ditata seperti jendela kaca patri katedral: panel kaca berbingkai timah dalam warna mawar, ungu, biru kobalt, dan sampanye pucat menangkap cahaya senja yang berubah-ubah, menciptakan pola cahaya indah di seluruh area permainan, sementara kilau lembut bergaya impresionis menjaga suasana tetap tenang dan imersif.